Tidak Ada Kata Terlambat untuk Berkhitan: Cerita Nyata dari Semarang – 081.6699.761
Tidak Ada Kata Terlambat untuk Berkhitan: Cerita Nyata dari Semarang. Suatu sore, seorang remaja datang ke Rumah Sunat Semarang ditemani ayahnya. Namanya Fikri, usianya 17 tahun. Saat ditanya oleh petugas, Fikri hanya tersenyum dan berkata,